Temuan Baru Baterai Dari Kulit Pisang

youtube.com
youtube.com

Kulit pisang dapat menjadi energi alternatif

Energi alternatif adalah sebuah sumber energi yang dibuat tanpa menggunakan bahan bakar minyak dan sejenisnya. Ada banyak cara membuat energi alternatif dan mendapatkan bahan juga sangat mudah Karena kemudahan inilah yang membuat sebuah sumber energi alternatif

Bahan dasar dari keripik pisang ini menjadi salah satu bahan yang untuk sumber energi alternatif adalah kulit pisang. Mungkin ini adalah satu hal baru akan tetapi ini sudah diteliti dan melewati tahap uji. Ternyata mampu untuk menghasilkan elektron yang bisa menghasilkan tenaga listrik.

 Cara membuat energi alternatif kulit pisang

Sederhana sekali cukup dengan membuatnya menjadi sebuah baterai kering. Pada sebuah baterai kering berbahan kulit pisang ini memiliki rataan elektrolit sebesar 1,24 volt. Dan jika untuk menghidupkan sebuah jam tembok bisa bertahan selama 135 jam atau 5 hari 6 jam. Pada dasarnya konstruksi dari baterai berbahan alami ini sama dengan baterai lainnya. Perbedaannya pada elektron positifnya yang berupa kalium pada untuk kutub positif. Sedangkan untuk negatifnya menggunakan klorida.

Pada reaksi yang terjadi antara potassium dengan garam akan membentuk sebuah kalium klorida. Dimana kalium klorida ini adalah sebuah elektrolit kuat yang bisa menjadi ion dan menghantarkan sebuah arus listrik. Selain itu, dalam cara membuat energi alternatif menjadi baterai juga terdapat sebuah kandungan magnesium dan juga seng.

Kandungan pada buah pisang

Magnesium ini juga bisa melakukan reaksi dengan klorida sehingga bisa menghasilkan sebuah elektrolit yang kuat. Jumlah magnesiumnya sendiri jumlahnya hanya 14 % dari keseluruhan kandungan pisang. Akan tetapi jumlah ini sudah cukup untuk menjadikan baterai kulit pisang.

Kandungan seng pada pisang juga masuk dalam elektrolit yang baik. Pada baterai kulit pisang ini seng berfungsi sebagai elektron positif yang sangat baik. Akan tetapi kandungan sengnya terbilang kecil yang hanya berkisar 2 %. Jadi pada baterai ini zat yang paling berperan adalah potassium yang kemudian melakukan reaksi dengan garam. Baterai dapat bertahan dengan awet maksimal 6 hari. Hanya beda satu hari dari baterai konvensional biasa. Tentu tidak terlalu mengecewakan untuk hasilnya.

Dalam cara membuat energi alternatif perlu beberapa bahan yakni: kulit pisang ambon dan wadah baterai bekas karena lebih besar dan padat. Selain itu, kandungan berbagai macam zat dalam kulit pisang ambon juga yang paling baik. Untuk tempat baterainya bebas menggunakan baterai apa saja. Yang terpenting bateri tersebut sudah tidak dipakai. Jangan lupa untuk terlebih dahulu membersihkan tempat baterai. Cara membuat baterai kering alternatif dengan  sangatlah mudah.

Cara membuat energi alternatif ini dengan menggunakan langkah yang sederhana. pertama-tama Anda buka merk pada baterai bekas. Setelah itu Anda buka bagian atas baterai dengan rapi jangan lupa untuk membuka plastiknya. Kemudian, keluarkan serbuk berwarna hitam yang ada dalam baterai. Berikutnya Anda potong kulit pisang hingga lembut.

Baca juga : jenis pisang cocok untuk keripik

Pastikan kulit pisang benar-benar lembut. Setelah lembut, baru Anda bisa masukkan pada wadah baterai yang tadi sudah bersih. Terakhir tinggal tutup rapat baterai. Pastikan baterai benar-benar rapat. Jika tidak rapat maka akan membuat elektrolit pada baterai akan hilang. Dalam membersihkan baterai juga jangan sampai membuang pipa hitam yang ada pada bagian tengah baterai karena benda inilah yang menjadi kutub positif dari baterai.

Artikel tersebut menjelaskan bahwa buah pisang bukan hanya untuk bahan makanan saja tetapi juga bisa menjadi sebuah energi alternatif seperti baterai ini yang terbuat dari kulit pisang. Selain itu, buah pisang juga memiliki manfaat untuk kesehatan kok..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *